Indonesia Sehat Melalui Perlindungan Imunisasi

Indonesia Sehat Melalui Perlindungan Imunisasi – Kali ini saya akan membahas tentang “Indonesia Sehat” Melalui “Perlindungan Imunisasi”. Vaksin atau yang lebih kita kenal dengan nama Imunisasi adalah bentuk perlindungan diri dari penyakit, Imunisasi dari awal di berikan untuk bayi yang baru dilahirkan kurang dari 12 jam setelah dilahirkan bayi harus diberikan imunisasi Hepatitis B untuk pencegahan penularan penyakit Hepatitis B dari ibu saat proses kelahiran.

Seperti yang kita ketahui Indonesia Sehat Melalui Perlindungan Imunisasi sejak awal bayi sudah diberikan imunisasi, dengan pencegahan dari awal diharapkan Indonesia Sehat akan terwujud.

Saat bayi berusia kurang dari 3 bulan, bayi harus mendapatkan perlindungan imunisasi BCG untuk pencegahan penyakit TBC yang mana sesuai data WHO Global Tuberculosis Report 2016, Indonesia menempati posisi kedua dengan beban TBC tertinggi di dunia.

Indonesia Sehat Melalui Perlindungan Imunisasi
Indonesia Sehat Melalui Perlindungan Imunisasi – Sumber : www.sehatnegeriku.kemkes.go.id

Tentang perlindungan imunisasi. Biasanya orang yang terkena TBC pada masa kecilnya pernah terserang TBC. Penyebab penyakit TBC adalah infeksi yang diakibatkan dari kuman Mycobaterium tuberkulosis yang sangat mudah menular melalui udara dengan sarana cairan yang keluar saat penderita bersin dan batuk, yang terhirup oleh orang sekitarnya.

Indonesia Sehat dengan Perlindungan Imunisasi, Solusi yang bisa ditawarkan berupa peningkatan deteksi dengan pendekatan keluarga, Menyelesaikan under-reporting pengobatan TBC dengan penguatan public privat mix (PPM), Meningkatkan kepatuhan pengobatan TBC, Perbaikan sistem deteksi Multi Grug Resistense (MDR) TBC (Klinik MDR TBC dengan jejaringnya) dan akses terapi TBC MDR, Edukasi TBC pada masyarakat dan perbaikan perumahan, dan Pemenuhan tenaga analis peningkatan sensitivitas diagnosa melalui tenaga nusantara sehat (NS) individual.

Indonesia Sehat Melalui Perlindungan Imunisasi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI masih terus menggaungkan Indonesia Sehat Melalui Perlindungan Imunisasi melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya masalah kesehatan terutama Stunting, TBC, dan penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Baca juga :  Soal UTS Bahasa Inggris SMP Kelas Eight Semester Genap

Germas Indonesia Sehat merupakan gerakan nasional yang diprakarsai oleh Presiden RI Joko Widodo dengan mengedepankan upaya promotif dan preventif, serta melibatkan seluruh komponen bangsa dalam memasyarakatkan paradigma sehat. Lintas sektor diharapkan dapat membuat kebijakan yang dapat mendukung pengimplementasian Germas.

Germas Indonesia Sehat meliputi kegiatan aktivitas fisik, konsumsi buah dan sayur, tidak merokok, memeriksakan kesehatan secara rutin, membersihkan lingkungan, dan menggunakan jamban. Germas secara nasional dimulai dengan berfokus pada 3 kegiatan, yakni melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari, mengkonsumsi buah dan sayur, dan memeriksakan kesehatan secara rutin minimal 6 bulan sekali sebagi upaya deteksi dini penyakit.

Untuk menyukseskan Germas Indonesia Sehat, tidak bisa hanya mengandalkan peran sektor kesehatan saja. Peran kementerian dan lembaga di sektor lainnya juga turut menentukan, dan ditunjang peran serta seluruh lapisan masyarakat.

Di Indonesia ada 5 tahapan untuk Indonesia Sehat Melalui Perlindungan Imunisasi yang wajib dilakukan orang tua untuk bayinya yang bisa didapatkan gratis di posyandu di lingkungan mereka, antara lain :

1. Hepatitis B

Imunisasi ini diberikan saat bayi baru lahir, paling baik diberikan sebelum waktu 12 jam setelah bayi lahir. Imunisasi ini berfungsi untuk mencegah penularan hepatitis B dari ibu ke anak saat proses kelahiran.

2. Polio

Imunisasi polio diberikan sebanyak 4 kali sebelum bayi berusia 6 bulan. Vaksin ini bisa diberikan pada saat lahir, kemudian pada usia 2 bulan, 4 bulan, dan 6 bulan. Imunisasi ini diberikan untuk mencegah lumpuh layu.

3. BCG

Imunisasi BCG hanya diberikan sebanyak 1 kali dan disarankan pemberiannya sebelum bayi berusia 3 bulan. Paling baik diberikan saat bayi berusia 2 bulan. Imunisasi BCG ini berfungsi untuk mencegah kuman tuberkulosis yang dapat menyerang paru-paru dan selaput otak, dapat menyebabkan kecacatan bahkan kematian.

4. Campak

Imunisasi campak diberikan sebanyak 2 kali, yaitu pada usia 9 bulan dan 24 bulan. Namun, Imunisasi campak kedua pada usia 24 bulan tidak perlu lagi diberikan ketika anak sudah mendapatkan Imunisasi MMR pada usia 15 bulan. Vaksin ini diberikan untuk mencegah penyakit campak berat yang dapat menyebabkan pneumonia (radang paru), diare, dan bahkan bisa menyerang otak.

Baca juga :  Penerimaan mahasiswa baru UNTAN

5. Pentavalen (DPT-HB-HiB)

Pentavalen merupakan Imunisasi gabungan dari Imunisasi DPT (difteri, pertusis, tetanus), Imunisasi HB (Hepatitis B), dan Imunisasi HiB (haemophilus influenza tipe B). Imunisasi ini diberikan untuk mencegah 6 penyakit sekaligus, yaitu difteri, pertusis, tetanus, hepatitis B, pneumonia, dan meningitis (radang otak). Imunisasi ini diberikan sebanyak 4 kali, yaitu pada usia 2 bulan, 3 bulan, 4 bulan, dan 18 bulan.

Imunisasi tambahan yang juga bisa diberikan pada anak

Semua jenis imuniasi wajib di atas harus diberikan secara lengkap sebelum anak berusia 1 tahun. Selain itu, juga terdapat jenis imunisasi tambahan lain yang dapat diberikan kepada anak, yaitu:

  • Pneumokokus (PCV), dapat diberikan pada anak usia 7-12 bulan sebanyak 2 kali dengan interval 2 bulan. Bila diberikan pada anak usia di atas 2 tahun, PCV cukup diberikan sebanyak 1 kali. Imunisasi ini berfungsi untuk melindungi tubuh dari bakteri pneumokokus yang dapat menyebabkan pneumonia, meningitis, dan infeksi telinga.
  • Varisela, diberikan setelah anak berusia 12 bulan, paling baik diberikan sebelum anak masuk sekolah dasar.
  • Imunisasi ini berfungsi untuk mencegah anak dari cacar air.
  • Influenza, diberikan pada anak minimal usia 6 bulan, dan diulang setiap tahun.
  • Hepatitis A, dapat mulai diberikan saat anak berusia 2 tahun. Berikan sebanyak 2 kali dengan interval 6-12 bulan.
  • HPV (human papiloma virus), dapat mulai diberikan saat anak sudah berusia 10 tahun. Imunisasi ini melindungi tubuh dari human papiloma virus yang dapat menyebabkan kanker mulut rahim.
Germas Indonesia Sehat
Germas Indonesia Sehat – Sumber : www.sehatnegeriku.kemkes.go.id

Sasaran dari Program Indonesia Sehat

Sasaran dari Program Indonesia Sehat adalah meningkatnya derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang didukung dengan perlindungan finansial dan pemerataan pelayanan kesehatan. Sasaran ini sesuai dengan sasaran pokok RPJMN 2015-2019, yaitu:

  1. Meningkatnya status kesehatan dan gizi ibu dan anak
  2. Meningkatnya pengendalian penyakit
  3. Meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan rujukan terutama di daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan
  4. Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan universal melalui Kartu Indonesia Sehat dan kualitas pengelolaan SJSN kesehatan
  5. Terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan, obat dan vaksin, serta
  6. Meningkatnya responsivitas sistem kesehatan.
Baca juga :  POS UN SD,MI,SLB tahun 2018

12 Program Indonesia Sehat

  1. Keluarga mengikuti program Keluarga Berencana (KB)
  2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan
  3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap
  4. Bayi mendapat air susu ibu (ASI) eksklusif
  5. Balita mendapatkan pemantauan pertumbuhan
  6. Penderita tuberkulosis paru mendapatkan pengobatan sesuai standar
  7. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur
  8. Penderita gangguan jiwa mendapatkan pengobatan dan tidak ditelantarkan
  9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok
  10. Keluarga sudah menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
  11. Keluarga mempunyai akses sarana air bersih
  12. Keluarga mempunyai akses atau menggunakan jamban sehat

Wujud Program Indonesia Sehat

  • Menjamin dan memastikan masyarakat kurang mampu untuk mendapat manfaat pelayanan kesehatan seperti yang dilaksanakan melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan
  • Perluasan cakupan PBI termasuk Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan Bayi Baru Lahir dari peserta Penerima PBI; serta
  • Memberikan tambahan Manfaat berupa layanan preventif, promotif dan deteksi dini dilaksanakan lebih intensif dan terintegrasi.

Dengan Indonesia Sehat Melalui Perlindungan Imunisasi generasi penerus bangsa akan menjadi lebih cerdas dan sehat jasmani dan rohani, sinergitas pemerintah dan orang tua menjadi kunci utama menuju Indonesia Sehat.

Artikel ini di ikut sertakan dalam kontes seo dengan kata kunci : Indonesia Sehat Melalui Perlindungan Imunisasi

Pencarian terkait imunisasi :
  1. program imunisasi
  2. jadwal imunisasi
  3. jadwal imunisasi dasar lengkap
  4. macam imunisasi
  5. imunisasi pdf
  6. imunisasi wajib untuk bayi
  7. jadwal imunisasi bayi 2018
  8. cara pemberian imunisasi

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *